top of page

Bawaslu Kaltim Ancam Tertibkan Algaka yang Merusak Estetika


SAMARINDA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalimantan Timur (Kaltim) mengancam akan menertibkan alat peraga kampanye (Algaka) berupa baliho atau spanduk calon legislatif (caleg) yang dipasang tidak pada tempatnya.


Ini mengacu pada Peraturan KPU Nomor 23 Pasal 31 tentang bahan kampanye, yakni algaka sebagai bahan kampanye, dilarang dipasang di taman, pepohonan, tiang-tiang listrik serta melintang jalan.

"Memang sudah menjamur algaka yang ada di pohon dan di tiang listrik itu. Segera kita akan tertibkan," jelas Ketua Bawaslu Kaltim, Hari Darmanto.


Pemerintah daerah juga berperan penting dalam mendukung  tugas serta fungsi kewenangan Bawaslu agar partai poltik ataupun caleg dapat mengikuti aturan pemasangan algaka sesuai dengan PKPU yang ada.


"Kita akan berkoordinasi dengan  pemerintah daerah dalam penertiban algaka yang tidak sesuai aturan penempatannya," ujarnya.


Kata Hari, peserta pemilu hanya dapat melakukan pemasangan algaka sejak ditetapkannya masa kampanye pada 28 Oktober 2023, hingga 10 Februari 2024.


Jika terdapat caleg yang melanggar, maka akan ada sanksi yang diberikan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu.


"Setiap pelanggaran memiliki sanksi yang beragam, mulai dari sanksi administrasi hingga pidana. Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,"tegasnya.


Ia mengimbau kepada seluruh partai politik, untuk mengikuti seluruh aturan yang berlaku sesuai dengan peraturan yang ada "Agar kedepannya tidak ada lagi pelanggaran, baik itu tentang pemasangan algaka, dan lain sebagainya," pungkasnya.



bottom of page