top of page

Hasil Emonev PPID Pemkot Samarinda Bersama KIP Kaltim

Temukan 13 Badan Publik dilingkungan Pemkot Samarinda Potensi Tidak Patuh dan Melanggar UU KIP



SAMARINDA. Pemerintah Kota Samarinda bersama Komisi Informasi Provinsi Kaltim melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) kepatuhan badan publik dilingkungan pemkot samarinda pada pelaksanaan keterbukaan informasi publik tahun 2023.


Pelaksanaan monev dilaksanakan melalui aplikasi https://monevppid.samarindakota.go.id/ sesuai standar monev tingkat nasional dikarenakan pemkot samarinda merupakan pemerintah daerah di provinsi kaltim peraih anugerah tinarbuka tingkat nasional tahun 2023 dan diharapkan melalui emonev pelaksanaan keterbukaan informasi publik dilingkungan pemkot samarinda ini terwujudnya pemerataan dan peningkatan kapasitas pelaksanaan keterbukaan informasi publik disemua PPID badan publik mulai dari tingkat Kelurahan, Kecamatan, BLUD/BUMD, Badan dan Dinas.


Emonev PPID Pemkot Samarinda diikuti oleh 130 PPID Pelaksana dan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, bimtek, pengisian kuesioner emonev, verifikasi isian jawaban kuesioner hingga visitasi dan penilaian akhir dari bulan oktober sampai nopember 2023.


Adapun hasil emonev PPID Pemkot Samarinda tahun 2023 ditemukan masih ada 13 (tiga belas) badan publik tidak patuh dan berpotensi melanggar UU KIP karena hanya membuat akun di aplikasi emonev namun sampai dengan perpanjangan waktu sama sekali tidak mengisi kuesioner yang wajib diisi badan publik sebagai bentuk kepatuhan pada pelaksanaan UU KIP. 13 badan publik tersebut adalah sebagai berikut :


  • Kelurahan Sempaja Timur

  • Kelurahan Mugirejo

  • Kelurahan Air Hitam

  • Kelurahan Pulau Atas

  • Perumdam Tirta Kencana Samarinda

  • Laboratorium Kesehatan Kota Samarinda

  • Puskesmas Trauma Centre

  • Puskesmas Baqa

  • Puskesmas Bukuan

  • Puskesmas Air Putih

  • Puskesmas Segiri

  • Puskesmas Sungai Siring

  • Puskesmas Bengkuring









Gambar : Tangkapan layar dari aplikasi emonevppid.samarindakota.go.id



Sementara 15 badan publik berhasil meraih peringkat terbaik sesuai kategori badan publik dengan status informatif, menuju informatif dan cukup informatif. Sisanya sejumlah 102 badan publik dari semua kategori belum berhasil meraih peringkat terbaik dengan status cukup informatif, kurang informatif dan tidak informatif.


Melihat hasil emonev PPID Pemkot Samarinda tahun 2023, Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Timur Ramaon D Saragih berpendapat pemkot samarinda mesti lebih kuat lagi mendorong mengupayakan untuk terwujudnya pemerataan dan peningkatan kapasitas pelaksanaan keterbukaan informasi publik disemua PPID badan publik mulai dari tingkat Kelurahan, Kecamatan, BLUD/BUMD, Badan dan Dinas. Bagi badan publik yang tidak patuh dan potensi melanggar UU KIP dari hasil emonev ini perlu mendapatkan teguran secara tertulis dari Wali Kota Samarinda karena akan mempengaruhi penilaian akan komitmen dan konsistensi Wali Kota dan Pemkot Samarinda dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik.


bottom of page