top of page

Tukar Pengalaman ke KI DIY, KI Kaltim Pertimbangkan Uji Akses Pada e-Monev 2024


Guna melakukan penguatan dan mendalami lebih baik soal elektronik monitoring dan evaluasi (e-monev) badan publik khususnya di kabupaten kota, Komisi Informasi Provinsi (KIP) Kaltim melakukan kunjungan ke Komisi Informasi Daerah Istimewa Yogjakarta (DIY). Kunjungan yang dilaksanakan 22-25 April lalu itu dipimpin oleh Ketua Komisi Informasi Kaltim Imran Duse, Komisioner Bidang Advokasi Sosialisasi dan Edukasi (ASE) Indra Zakaria dan dua staf diterima oleh Ketua Komisi Informasi DIY Erniati dan komisioner bidang Penyelesaian Sengketa Informasi (PSI) KIP DIY Wawan Budiyanto didampingi staf.





“Kunjungan kali ini tak lain adalah untuk bertukar pikiran dan pengalaman terkait pelaksanaan e-monev badan publik di kabupaten kota. Untuk diketahui, KIP DIY melaksanakan e-monev dengan aplikasi yang berbeda dengan yang selama ini kami pakai,” terang Ketua KIP Kaltim, Imran Duse.


Pertemuan selama kurang lebih 2 jam itu berlangsung hangat. KIP DIY membeberkan keunggulan e-monev dengan aplikasinya, dan tentunya juga dengan segala kekurangannya. “Saya kira ada beberapa hal yang bisa diadopsi. Yang jelas kami salut dengan KIP DIY dengan segala kekurangan dan kelebihannya bisa melakukan monev dengan baik,” sambung Imran.






Komisioner KIP Kaltim bidang ASE, Indra Zakaria menambahkan hal yang mungkin bisa diadopsi dalam pelaksanaan e-monev di DIY adalah adanya uji akses bagi badan publik. “Uji akses ini memang menarik dan saya kira bisa diterapkan dalam pelaksanaan e-monev badan publik di Kaltim tahun ini,” kata Indra Zakaria. Meskipun lanjut dia, uji akses nanti lebih memerlukan kerja yang intens dan memerlukan banyak tenaga. Namun tetap bisa dilakukan dan masuk dalam penilaian. “Soal uji akses nanti akan dibicarakan di internal komisi informasi Kaltim, apakah dipakai atau tidak, nanti tergantung pada pleno,” lanjutnya.


Untuk diketahui, dalam waktu dekat KIP Kaltim akan kembali melaksanakan e-monev badan publik se-Kaltim. Jika tahun lalu ada 9 kategori, direncanakan tahun ini akan ada penambahakan 1 kategori lagi. Kick off pelaksanaan e-monev direncanakan akhir bulan Mei atau awal Juni mendatang. Setelah dilaksanakan kick off akan ada sosialisasi kepada seluruh badan publik di Kaltim.


“Ada target-target yang ingin kami capai terkait badan publik yang masuk informatif. Tahun ini kami mentargetkan dari yang mendaftar maksimal 30-40 persen diantaranya akan mencapai status badan publik yang informatif,” tutupnya.


Comments


bottom of page